Rabu, 09 Januari 2019

Khasiat Kemiri

BY Pampan IN

Kemiri (Aleurites moluccana), merupakan flora yang bijinya dikegunaaankan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah. Flora ini tetap sekerabat dengan singkong dan tergolong dalam suku Euphorbiaceae. Dalam perdagangan antarnegara dikenal sebagai candleberry, Indian walnut, dan candlenut. Pohonnya disebut sebagai varnish tree alias kukui nut tree. Minyak yang diekstrak dari bijinya berkegunaaan dalam industri untuk dipakai sebagai bahan campuran cat. 

Khasiat Kemiri


Tidak diketahui dengan cocok asal-usulnya, flora ini menyebar luas mulai dari India dan Cina, melalui Asia Tenggara dan Nusantara, sampai Polinesia dan Selandia Baru. Di Indonesia, kemiri dikenal dengan tak sedikit nama. Di antaranya, kembiri, gambiri, hambiri, kemili, kemiling, buah kareh, keminting dan lain-lain.

Kemiri dikenal masyarakat barat dengan sebutan candleberry, Indian Walnut dan Cadlenut, kini telah tersebar luas di daerah-daerah tropis. Tinggi tanaman mencapai kurang lebih 15-25 meter. Daunnya berwarna hijau pucat. Kacangnya mempunyai diameter kurang lebih 4–6 cm. Biji yang tersedia di dalamnya mempunyai lapisan pelindung yang sangat keras dan mengandung minyak yang lumayan tak sedikit, yang memungkinkan untuk dipakai sebagai lilin.


  • Kegunaaan dan Kegunaan Kemiri
  • Tumbuhan kemiri mempunyai tak sedikit khasiat diantaranya untuk:
  • Menyuburkan, menghitamkan rambut, menjadikan rambut hitam berkilau
  • Mengobati buang air besar yang berdarah
  • Mengobati gatal dampak digigit serangga
  • Bahan bakar kendaraan bermotor
  • Menanggulangi sariawan (sakit gigi)
  • Menghitamkan alis mata
  • Bahan campuran lilin
  • Bahan campuran cat
  • Mengobati diare
  • Dll.

Kandungan Kemiri
Kemiri mengandung zat gizi dan nongizi, zat non gizi dalam dalam kemiri umpama saponin, falvonoida dan polifenol. Tak sedikit peneliti telah membuktikan bahwa ketiga komponen ini mempunyai pengertian besar bagi kesehatan. Kandungan zat gizi mikro yang terda[pat dalam kemiri merupakan protein, lemak dan karbohidrat. Mineral dominan yang tersedia dalam kemiri merupakan kalium, fosfor, magnesium, dan kalsium. Dalam kemiri juga terkandung zat besi, seng, tembaga dan selenium dalam jumlah sedikit. Kandungan penting lainnya merupakan vitamin, folat, dan fitosterol yang bisa merusak enzim pembentuk kolesterol  dalam hati jadi bisa menghambat pembentukan.

kolesterol.
Protein pada biji kemiri terdiri dari asam amino essensial maupun non esensial, kegunaaan asam amino esensial antara lain untuk pertumbuhan sebab asam amino tersedia di semua jaringan dan membentuk protein dan antibody. Asam amino non esensial yang menonjol pada kemiri yaitu asam glutamate dan asam aspartat. Kehadiran asam glutamate yang memberbagi rasa nikmat ketika kemiri dipakai sebagai bumbu dapur yang bisa menjadi pengganti penyedap masakan semacam MSG.