Senin, 14 Januari 2019

Cara Mengganti dan Mengecek Oli Mobil tanpa harus Pergi ke Bengkel

BY Pampan IN

Oli mobil mempunyai peran yang sangat vital baik dalam menjaga kemampuan mesin kendaraan ataupun rem. Tanpanya, mesin tak bakal mungkin berlangsung dengan mulus. Begitu pula dengan rem mobil yang juga membutuhkan oli untuk menjaganya tetap beroperasi dengan baik. Itu sebab sifat oli sebagai pelumas serta sanggup menjaga komponen mesin ataupun rem dari gesekan. Demi menjaga mobil supaya tetap tahan lama, oli wajib diganti dengan cara berkala, setidaknya 3 bulan sekali alias kurang lebih 5000 km. Pasti bakal lebih mudah apabila pemilik kendaraan tahu tutorial mengganti serta memeriksa oli sendiri. Tidak hanya itu, mengganti oli mobil sendiri juga bisa lebih menghemat biaya.

Cara Mengganti dan Mengecek Oli Mobil tanpa harus Pergi ke Bengkel


Cara Mengganti Oli Mobil
Saat hendak mengganti oli mobil untuk pertama kalinya, pasti ada tak sedikit kekhawatiran yang terlintas di benak para pemilik kendaraan. Bahkan Kamu mungkin juga mengalaminya. Tapi Kamu tak butuh khawatir. Mengganti oli sendiri tidaklah sesusah yang dibayangkan. Pada kenyataannya, mengganti oli mobil itu benar-benar mudah. Ada 4 bagianan mutlak yang butuh Kamu tahu dalam proses mengganti oli mobil. Untuk lebih jelasnya, berikut langkah demi langkah mengganti oli mobil.

1. Membuang Oli LamaUntuk membuang oli lama, pasti Kamu wajib mengeluarkan oli dari dalam kendaraan terlebih dahulu. Kamu bisa memakai dongkrak alias penyanggga untuk membawa mobil guna mempermudah proses ini. Saat hendak membawa mobil, pastikan juga untuk menempatkan mobil di tempat yang rata serta jangan lupa untuk pasang rem tangan. Jangan lupa juga untuk menempatkan penyangga pada titik yang cocok. Serta untuk lebih amannya, Kamu bisa mengganjal roda mobil dengan balok.

Panaskan mobil sejenak, setidaknya 2 hingga 3 menit. Ini diperbuat supaya oli menghangat serta menjadi lebih encer. Siapkan juga berbagai peralatan yang diperlukan semacam oli baru serta tempat untuk menampung oli bekas, tergolong kunci sok serta senter untuk mempermudah proses mengganti oli mesin alias oli rem.

Buka penutup oli. Lokasi penutup oli biasanya ada di bagian atas mesin. Tujuan membuka penutup oli ini supaya ada udara yang masuk jadi mempermudah oli dalam mobil mengalir keluar. Selanjutnya letakkan baki tempat menampung oli di bawah bak oli serta buka baut penutup bak oli. Letak baut tersebut ada di bawah mesin, yakni baut yang letaknya paling dekat dengan mesin. Seusai Kamu membuka baut tersebut, biarkan oli lama mengalir ke baki serta tunggu hingga semua oli dalam mesin keluar.2. Mengganti Saringan Oli dengan Saringan yang BaruSaat berkata mengenai tutorial mengganti serta memeriksa oli, mengganti oli saja sebetulnya tetap belum cukup. Supaya mesin bisa bekerja lebih baik, ada baiknya Kamu mengganti saringan olinya juga. Lokasi saringan oli ini bisa berada di bagian depan, samping alias belakang mesin. Ciri-cirinya merupakan berwarna putih, hitam alias biru dengan bentuk silinder selebar 8 cm dengan panjang 10 hingga 15 cm. Bisa dibilang bentuknya mirip semacam kaleng makanan.

Seusai menemukan saringan oli tersebut, lepaskan dari tempatnya dengan tutorial memutarnya berlawanan dengan arah jarum jam. Perbuat dengan cara perlahan serta pastikan untuk memegangnya dengan kuat. Selanjutnya siapkan saringan baru, lumasi area kurang lebih seal lingkaran saringan baru dengan oli serta pasang saringan oli baru tersebut. Sebaiknya jangan memasang saringan oli terlalu kencang. Ikuti saja petunjuk yang ada pada buku manual.

3. Tuangkan Oli BaruKini waktunya menuangkan oli baru melewati celah pengisian. Salah satu trik ganti oli yang butuh Kamu tahu dalam bagianan ini merupakan pastikan untuk memakai oli yang cocok serta menuangkannya sesuai dengan petunjuk pemakaian mobil. Kamu bisa mengenal keduanya pada buku manual pemakaian mobil.

Apabila telah berakhir menuangkan oli, pasang kembali tutup pengisian oli serta bersihkan tetesan oli. Selanjutnya nyalakan mesin serta perhatikan indikator tekanan oli. Pastikan indikator tersebut dalam kondisi mati. Periksa juga apakah ada tetesan oli yang keluar dari bagian mesin. Apabila tetap ada tetesan-tetesan oli, berarti baut penutup alias saringan oli tak terpasang dengan benar. Kencangkan keduanya hingga kebocoran tak terjadi lagi. Jangan lupa juga untuk mereset lampu indikator pergantian oli.

4. Buang Oli BekasHal yang juga tak kalah penting dalam mengganti oli mobil merupakan membuang oli bekas. Ingat, oli merupakan zat kimia serta bisa berbahaya apabila tak ditangani dengan benar. Jangan asal buang oli bekas begitu saja. Sebelum membuangnya, masukkan oli tersebut ke wadah serta tutup rapat. Tempat membuangnya juga khusus, yakni di tempat penampungan semacam bengkel. Sedangkan untuk saringan oli bekasnya, Kamu bisa memberbaginya ke toko penjual saringan oli. Terbukti tak semua bengkel alias toko mau menerimanya, untuk itu coba tanyakan terlebih dahulu terhadap bengkel alias toko saringan oli tempat Kamu hendak membuang oli serta saringan bekas.Trik Memeriksa Kondisi Oli
Mengenal tutorial mengganti oli terbukti penting. Tetapi satu faktor yang juga tak kalah penting merupakan mengenal bagaimana memeriksa kondisi oli mobil Anda. Sebetulnya ada berbagai tutorial untuk memeriksa kondisi oli mobil. Tutorial paling mudah merupakan dengan memeriksa lampu indikator oli. Coba nyalakan mesin mobil Kamu serta tunggu antara 1 hingga 3 detik. Apabila dalam waktu tersebut lampu indikator mati, itu tandanya oli tetap dalam kondisi baik. Tetapi apabila lampu indikator menyala alias menyala serta mati dengan cara bergantian, berarti oli tinggal 1 liter alias ada kebocoran pada tangki penyimpanan oli.

Selain melewati lampu indikator oli, Kamu juga bisa memeriksa kondisi oli mobil dengan tutorial yang lebih teliti, yakni dengan memeriksanya dengan cara langsung. Untuk meperbuatnya, berikut tata tutorial memeriksa oli mobil.

1. Buka Kap Mesin MobilMemeriksa oli sebaiknya diperbuat sebelum mobil dinyalakan alias saat oli tetap dingin. Tetapi apabila telah terlanjur menyalakan mesin, diamkan kurang lebih 10 menit terlebih dahulu. Biarkan mesin serta oli mobil dingin.

Seusai mesin dingin, buka kap mesin mobil Anda. Pastikan untuk membawa kap mesin hingga terbuka sepenuhnya. Jangan lupa juga untuk menyangga kap mesin tersebut supaya nantinya Kamu bisa memeriksa kondisi mesin dengan lebih leluasa.

2. Tarik Tongkat Celup OliSetiap mobil pasti mempunyai tongkat celup yang terhubung ke tangki oli. Tongkat ini bermanfaat untuk memeriksa jumlah oli yang ada di dalam tangki serta biasa dipakai untuk memeriksa kondisi oli mobil. Lokasinya terbukti tak rutin sama antara mobil yang satu dengan mobil yang lain. Bakal tetapi biasanya tongkat celup ini terletak di bagian depan mesin. Tetapi untuk lebih tentunya, sebaiknya Kamu terbukti memeriksanya dalam buku manual mobil terlebih dahulu. Jangan hingga Kamu justru hebat tongkat celup cairan transmisi. Selanjutnya tarik tongkat tersebut dengan sedikit sentakan serta bersihkan dengan kain lap bersih.

3. Masukkan Tongkat Celup untuk Mengukur Level OliMasukkan kembali tongkat celup oli hingga keseluruhan bagian tongkat masuk ke dalam tangki. Periksa bagian akhir tongkat tersebut. Apabila oli berada di bawah garis ADD, tandanya Kamu butuh meningkatkan oli. Tetapi apabila tetap berada di dekat garis FULL, berarti tetap belum ada argumen untuk meningkatkan oli.

Selain memeriksa kuantitas oli, sebaiknya periksa juga nilai olinya. Apabila oli terkesan kotor alias terkesan agak berasap, itu tandanya oli telah wajib diganti. Dengan mengenal tutorial mengganti serta memeriksa oli ini, mobil Kamu bakal jauh lebih terawat serta Andapun bisa lebih menghemat anggaran perawatan mobil.